Sponsors

Tuesday, January 26, 2016

Micrometer, Pengertian dan Cara Menggunakannya

Micrometer, Pengertian dan Cara Menggunakannya

1. Pengertian :
Micrometer Merupakan alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm.

2. Fungsi / Kegunaan :
Micrometer berfungsi untuk mengukur diameter, ketebalan, dan panjang dari benda-benda yang kecil seperti kawat, lempeng baja, almunium, dan sebagainya. Kegunaan utama micrometer ialah untuk mengukur besaran panjang dengan presisi lebih.
3. Cara Menggunakan/Mengukur :
a. Buka pengunci micrometer setelah itu buka celah antara spindle dan anvil sedikit lebih besar dari benda yang akan diukur caranya dengan putar rachet knob. b. Masukkan benda yang akan diukur diantara spindle dan anvil. c. Gerakkan spindle ke arah benda kerja caranya dengan putar rachet knob sampai terdengan klik (jangan terlalu kuat, cukup sampai benda tidak jatuh). d. Kunci micrometer agar spindle tidak bergerak. e. Keluarkan benda dari mikrometer dan baca skalanya.

4. Tingkat Ketelitian :
Tingkat ketelitan micrometer yaitu 0,01 mm.

5. Cara Membaca Skala dan Hasil :
a. Posisikan micrometer tegak lurus terhadap arah pandangan. b. Baca skala utama pada micrometer (garis bagian atas menunjukkan angka bulat dalam satuan mm, sedangkan garis bawah menunjukkan bilangan setengah dalam satuan mm). c. Baca skala nonius yakni garis yang tepat segaris dengan garis pembagi pada skala utama (50 bagian). Setelah itu hasilnya kalikan dengan ketelitian dari mikrometer, hasilnya adalah skala nonius. d. Jumlahkan hasil pengukuran dari skala utama dengan skala noniusnya. Jarak strip di atas garis pada outer sleeve yaitu 1 mm, dan jarak strip di bawah garis yaitu 0.05 mm, Sedangkan nilai satu strip pada thimble adalah 0.01 mm. Nilai hasil ukur ialah jumlah pembacaan ketiga skala tersebut.
6. Bagian-bagian :
  • Poros Tetap (Anvil)
  • Poros Geser (Spindle)
  • Pengunci (Lock Clamp)
  • Rangka/bingkai (Frame)
  • Skala utama (Sleeve)
  • Skala nonius (Thimble)
  • Pemutar
  • Rachet

7. Cara Kalibrasi :
Mengkalibrasi angka ‘0’ : a. Mula-mula bersihkan terlebih dahulu poros tetap (anvil) dan poros geser (spindle) dengan kain yang bersih. Kemudian putar ratchet stopper sampai anvil dan spindle bersentuhan. Putarkan stopper sampai berbunyi tanda klik-klik 2 atau 3 kali sampai diperoleh penekanan yang cukup. Kuncilah spindle pada posisi ini dengan lock clamp. b. Perlu diketahui. Putar lah rachet stopper pelan-pelan, bila terlalu cepat , timble akan berputar berlebihan karena inertia dari timble, sehingga pembacaan menjadi salah. c. Micrometer sudah dikalibrasi dengan benar apabila titik “0” thimble sudah lurus dengan garis pada outher sleeve.
Menyetel titik ‘0’ :
d. Jika kesalahannya 0,02 mm atau kurang. Kunci spindle dengan lock clamp. Kemudian dengan memakai penyetel putar outer sleeve sampai tanda “0” thimble lurus dengan garis. Setelah penyetelan selesai , periksa kembali tanda “ 0 ”
e. Jika kesalahannya melebihi 0,02 mm, Kunci spindle dengan lock clamp, kendorkan stopper sampai thimble bebas, luruskan tanda “0” timble dengan garis outer sleeve , dan kencangkan kembali ratchet stopper. Sesudah penyetelan selesai periksa kembali titik “0” untuk memastikan bahwa micrometer telah dikalibrasi dengan benar.

8. Nama Lain :
  • Micrometer Caliper.

9. Jenis-jenis :
  • Micrometer Luar berguna untuk ukuran memasang kawat, lapisan-lapisan, blok-blok dan batang-batang.
  • Micrometer dalam berguna untuk mengukur garis tengah pada lubang suatu benda.
  • Micrometer kedalaman berguna untuk mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot.

10. Cara Merawat:
Setelah digunakan, bersihkanlah permukaan pengukuran dan bagian-bagian lainnya, dan gunakan bahan anti korosi. Jika tidak digunakan (sesudah pemakaian) Mikrometer sebaiknya disimpan dalam sebuah peti kayu. Tempat penyimpanan sebaiknya bebas dari getaran, sinar matahari langsung dan fluktuasi temperatur.

11. Skala utama / Skala nonius :
a. Skala utama :
Skala micrometer sekrup ini tiap satuannya sama dengan 1 mm, ditengah-tengah angka skala tersebut ada angka tengahnya.

  • Angka skala atas : 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
  • Angka skala bawah : 0.5, 1.5, 2.5, dan seterusnya.
b. Skala nonius :
Pada skala putar terdapat angka 1 sampai 5 (kelipatan 5). Tiap skala ini berputar mundur 1 kali maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar = 0,5/50 =0,01 mm.

Related Posts:

  • Dial Indikator, Kegunaan dan Cara Kerjanya Dial Indikator, Kegunaan dan Cara Kerjanya Pengertian : Dial Indikator atau juga dikenal dengan Dial Gauge ialah alat ukur dengan skala pengukuran yang sangat kecil, contohnya pada pengukuran pergerakan suatu komponen… Read More
  • Jangka Sorong, Pengertian dan Cara Kerjanya Jangka Sorong, Pengertian dan Cara Kerjanya 1. Pengertian : Jangka sorong ialah alat ukur yang ketelitiannya hingga seperseratus milimeter. Terbagi menjadi dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil p… Read More
  • jenis jenis mesin frais (milling) 1.Mesin Frais Tangan Jenis ini yang paling sederhana dari mesin frais, yang dioperasikan dengan tangan. Memiliki konstruksi tiang dan lutut atau meja yang dipasangkan pada landasan tetap. Mesin yang dioperasikan tang… Read More
  • Micrometer, Pengertian dan Cara Menggunakannya Micrometer, Pengertian dan Cara Menggunakannya 1. Pengertian : Micrometer Merupakan alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm. 2. Fungsi / Kegunaan : Micromet… Read More
  • Alat Ukur Bengkel yg Wajib dipunyai buat Bengkel Mesin Kamu Alat Ukur Bengkel yg Wajib dipunyai buat Bengkel Mesin Kamu Kala ini bekerja di bengkel mesin perkakas pasti kamu mesti sanggup memberikan layanan yg paling baik bagi para pembeli. Pasti saja buat sanggup jalankan hal it… Read More

0 komentar:

Post a Comment