Waterpass, Fungsi dan Cara Penggunaannya
1. Pengertian :
Waterpass ialah alat yang dipakai untuk mengukur perbedaan ketinggian dari satu titik acuan ke acuan berikutnya. Waterpass
ini dilengkapi dengan kaca dan gelembung kecil di dalamnya. Untuk
mengecek apakah sudah terpasang dengan benar, perhatikan gelembung di
dalam kaca berbentuk bulat. Jika gelembung tepat berada di tengah, itu
artinya waterpass telah terpasang dengan benar. Pada waterpass, terdapat
lensa untuk melihat sasaran bidik.
2. Kegunaan/Fungsi :
Digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis
dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal ataupun horizontal.
3. Cara Menggunakan/Mengukur :
Caranya dengan menempatkan permukaan alat ke bidang permukaan yang di
cek. Untuk mengecek kedataran maka dapat diperhatikan gelembung cairan
pada alat pengukur yang ada bagian tengah alat waterpass. Sedangkan
untuk mengecek ketegakan maka bisa dilihat gelembung pada bagian ujung
waterpass. Guna memastikan apakah bidang benar benar rata maka gelembung
harus tepat berada ditengah alat yang ada.
4. Tingkat ketelitian :
Tingkat ketelitian waterpass ialah 1.5 mm.
5. Cara Membaca Skala dan Hasil :
a. Pada skala utama tentukan besar derajat dan menit
dengan melihat jarum yang berhimpit pada skala, setiap skala mempunyai
nilai 10’.
b. Pada skala nonius juga menentukan besar derajat jarum yang berhimpit dengan skala, dengan besar sudut setiap skala 20”.
c. Jumlahkan hasil bacaan antara skala utama dan nonius.
6. Bagian-bagian :
7. Cara Kalibrasi :
Alat ini telah dikalibrasi bersamaan dengan proses pembuatannya,
karena itu alat ini bisa langsung digunakan dan memudahkan penggunanya.
8. Nama lain :
9. Jenis-jenis :
- Waterpass digital.
- Waterpass manual.
10. Cara Merawat :
- Bersihkan Waterpass baik sebelum maupun sesudah digunakan, bersihkan bagian-bagian yang sekiranya kotor.
- Simpan di tempat yang aman.
- Tempat penyimpanan harus bebas dari getaran, sinar matahari langsung dan fluktuasi temperatur.
11. Skala utama/skala nonius :
Skala pada rambu ukur (BA, BB, dan BT) dibaca dan dicatat di lembar survey 5.
Related Posts:
Meja Sinus
Meja sinus dapat digunakan untuk
mencekam benda kerja dalam penggerindaan yang membentuk sudut dengan
ketelitian mencapai detik. Adapun proses pencekaman benda kerja dengan
ragum sinus sebagai berikut.
Meja ini dicekam… Read More
Cutting Tools
Keberadaan Cutting Tools (alat potong) pada proses pemotongan logam atau
metal cutting sangatlah penting karena alat potong dapat menentukan
hasil kualitas pengerjaan yang meliputi ukuran serta performa, efisiens… Read More
Membuat Segi Enam
Gambar 1.
menunjukkan cara membuat sebuah segi enam di dalam lingkaran. Buat
lingkaran dengan garis tengah AB dan titik 0 sebagai titik pusat
lingkaran. Tarik garis tegak lurus AB melalui titik 0 sehingg… Read More
Jenis-Jenis Pahat Bubut
Beragam bentuk
benda kerja yang ingin kita buat di mesin bubut menuntut kita untuk
mempersiapkan bentuk-bentuk pahat bubut yang umum dipakai. Gambar
berikut menjelaskan bentuk pahat bubut dan bentuk benda … Read More
Perencanaan Proses Membubut Tirus
Benda kerja berbentuk tirus (taper) dihasilkan pada proses bubut apabila gerakan pahat membentuk sudut tertentu terhadap sumbu benda kerja. Cara membuat benda tirus ada beberapa macam, seperti dijelaskan berikut in… Read More
0 komentar:
Post a Comment